Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Desember 2013

5 Pemain Indonesia yang Pernah Bermain di Kompetisi Luar Negeri


Bermain di kompetisi sepakbola yang levelnya lebih tinggi menjadi harapan setiap pemain. Tak terkecuali bagi pesepakbola di Indonesia. Merasakan ketatnya kompetisi di luar negeri adalah sebuah prestasi. Berikut 5 pemain Indonesia yang pernah bermain di kompetisi luar negeri:


1. Ricky Yakobi


Masa keemasan pemain kelahiran Medan 12 Maret 1963 ini adalah saat membela Arseto Solo di era-80 an. Setelah tampil gemilang bersama timnas Indonesia di Asian Games 1986 telah menarik tim asal Liga Jepang, Matsushita untuk menggunakan tenaganya di kompetisi 1988. Sayang Ricky tak mampu beradaptasi dengan cuaca dingin Negeri Sakura, sehingga hanya bermain dalam empat pertandingan saja dengan satu sumbangan gol.


2. Rocky Putiray



Pemain yang selalu tampil eksentrik kelahiran Maluku 26 Juni 1970 ini bisa dibilang pemain Indonesia paling sukses saat berkarier di kompetisi luar negeri. Seperti halnya Ricky Yakobi, Putiray mengawali kariernya bersama Arseto Solo. Klub pertama saat berkiprah di Liga Hongkong adalah Instant Dict 2001). Bermain 15 pertandingan, Rocky mencetak 20 gol. Selanjutnya musim 2002-2004 bermain untuk Kitchee FC dengan 41 gol dari 20 laga. Pada 2004-2005 membela South China AA dengan 15 gol dari 25 penampilan. Namun gol spektakuler Rocky adalah ketika mencetak 2 gol ke gawang AC Milan, 31 Mei 2004, ketika membela tim bintang Liga Hongkong. Dua gol Rocky sekaligus membawa kemenangan timnya atas AC Milan 2-1.


3. Kurniawan Dwi Yulianto


Tergabung dalam tim Primavera Indonesia saat berlatih di Italia, semakin mematangkan pemain jebolan Diklat Sala Tiga ini. Skill pemain yang akrab disapa kurus ini telah menarik perhatian klub di Liga Swiss, FC Luzern pada 1994-1995. Bermain dalam 10 laga, Kurus hanya mencetak satu gol. Prestasi tersebut tidak menyurutkan klub Italia, Sampdoria untuk menggunakan jasanya untuk bermain di seri-B pada musim 1996-1997. Namun pemain kelahiran 13
Juli 1976 ini prestasinya semakin merosot. Satu klub asing lainnya adalah Serawak FC di Liga Malaysia pada 2006. Namun lantaran tak kunjung menciptakan gol, kontrak Kurus diputus di tengah jalan.


4. Kurnia Sandy


Inilah satu-satunya penjaga gawang Indonesia yang sempat membubuhkan tandatangannya bersama klub luar negeri. Tepatnya usai berguru di Italia bersama tim Primavera. Penjaga gawang kelahiran Semarang, 24 Agustus 1975 ini menandatangani kontrak bersama Sampdoria di musim kompetisi 1996-1997 sebagai penjaga gawang ketiga. Hanya berkiprah setahun, Sandy kembali ke Indonesia untuk bergabung bersama klub-klub lokal seperti Pelita Jaya, Persikabo, PSM Makassar, Arema Malang, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, Mitra Kukar dan saat ini bermain di Klub Liga Primer Indonesia, Bandung FC.


5. Bambang Pamungkas


Ikon klub Persija Jakarta ini adalah generasi emas striker Indonesia berikutnya. Bepe sapaannya, adalah pemain yang tergabung dalam proyek lanjutan Primavera yang dinamai Bareti. Seperti halnya Kurniawan Dwi Yulianto, Bepe menjadi pemain paling menonjol kala berguru di Italia hingga klub Divisi 3 Liga Belanda, EHC Norad mengontraknya. Sayang masalah adaptasi cuaca membuat Bepe diputus kontrak hanya beberapa bulan ke depan. Penampilan cemerlangnya bersama klub luar negeri terjadi di Liga Malaysia saat memperkuat Selangor FC bersama rekannya di timnas, Elie Aiboy. Dari 42 penampilannya, Bepe menciptakan 39 gol.

Minggu, 22 September 2013

Sisi Lain Christiano Ronaldo



Apa yang ada di benak Kita, pada saat kita mendengarkan nama Cristiano Ronaldo (CR7)?
Pesepakbola terbaik saat ini?
Pemain termahal di dunia?
Seorang Playboy?
Pemain yang arogan / sombong?
Egois.. dsb?

Terlepas dari apapun yang anda pikirkan tentang CR7, hari ini kita tidak akan menceritakan tentang kemewahan yang dia dapatkan ataupun penghargaan รข?? penghargaan yang dia dapatkan selama ini. Tetapi yang akan kita bahas adalah sisi lain dari CR7 yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang.



Kisah ini akan saya mulai pada saat CR7 masih kecil. Pada saat kecil, CR7 pernah bermain bersama salah satu klub junior yang ada di Portugal. Suatu hari, klub tersebut kedatangan scout (pencari bakat) dari Sporting Lisbon (salah satu klub terkuat dan terbesar di Portugal) untuk mencari bakat di klub tersebut. Kebetulan di klub tersebut, hanya ada 2 orang yang bersinar yakni CR7 beserta temannya yang bernama Albert Frantau.


Tim scout dari Sporting Lisbon hanya akan memilih 1 pemain yang berbakat saja dari klub tersebut. Akhirnya, tim Scout dari Sporting Lisbon memberikan tantangan kepada mereka berdua, "siapa yang bisa mencetak paling banyak gol pada pertandingan selanjutnya..akan diterima di akademi Sporting".


Dan pertandingan tersebut berakhir dengan skor 3 - 0, dengan kemenangan dari tim CR7. Pada pertandingan tersebut CR7 berhasil mencetak 2 gol dan temannya Albert mencetak 1 gol. Gol pertama di ciptakan oleh CR7, gol kedua diciptakan oleh temannya Albert. Dan proses terjadinya gol ketiga sangat unik, karena pada saat itu..Albert sudah one on one dengan kiper lawan dan dia juga berhasil melewati kiper tersebut, hanya dengan tendangan yang ringan saja sebenarnya Albert bisa mencetak gol, tapi keputusan berbeda yang dipilih oleh Albert, dia mengoper bola tersebut ke kaki CR7, dan akhirnya CR7 yang mencetak gol tersebut. Pada saat pertandingan berakhir, maka CR7 pun di terima di akademis klub Sporting.

Setelah pertandingan selesai, CR7 bertanya kepada temannya Albert, "Why?", dan Albert menjawab, "Because You're Better Than Me". Ternyata semua kesempatan dan keberhasilan yang diterima oleh CR7 disebabkan oleh pengorbanan dari seorang teman yang sangat luar biasa. Dibalik kesuksesan dari CR7, dia tidak melupakan pengorbanan dari temannya saat itu.


Suatu saat ada wartawan yang penasaran dengan cerita tersebut dan mencari tahu kebenaran cerita tersebut. Setelah melakukan pencarian akhirnya mereka menemukan teman masa kecil CR7 yang bernama Albert Frantau dan melakukan konfirmasi atas cerita tersebut. Albert Frantau pun membenarkan semua cerita tersebut. Yang menjadi pertanyaan para wartawan pada saat itu adalah kenapa Albert Frantau bisa memiliki rumah dan mobil yang cukup mewah padahal dia tidak bekerja dan tidak bermain sepak bola lagi? Dan dengan bangganya Albert mengatakan bahwa semuanya ini berasal dari CR7.

Ada pepatah yang mengatakan, "Kacang lupa akan Kulitnya", tetapi CR7 tidak seperti itu. Biarpun dia sudah sangat terkenal dan kaya raya, dia tetap memperhatikan dan menghargai teman yang telah memberi kesempatan kepada dia pada waktu masih kecil.


Dari kisah CR7 diatas, kita dapat mempelajari satu hal yang sangat penting yaitu, Biarpun kita sudah sangat sukses dan kaya raya, kita tetap harus memberi penghargaan kepada orang-orang yang telah memberi kesempatan dan membantu kita mencapai kesuksesan. Kebanyakan orang terlena dengan kesuksesan yang telah mereka dapatkan saat ini dan melupakan orang-orang yang telah membantu mereka menuju kesuksesan saat ini.

Seorang CR7 yang sangat terkenal, dan banyak dikritik oleh karena sikap arogannya pada saat bermain sepak bola ternyata memiliki sisi lain yang jarang dimiliki oleh pemain lain. Semoga kisah singkat dari CR7 ini bisa memberi inspirasi kepada kita semua untuk belajar menghargai orang-orang yang telah membantu kita mencapai kesuksesan kita saat ini.

Jumat, 02 Agustus 2013

10 Pesepakbola Bergaji Tinggi Sejagad


Siapa pemain bola kelas dunia yang gajinya paling tinggi sejagad? Banyak orang tak menyangka, bahwa pemain top selalu identik dengan gaji tinggi. Ternyata tak selalu seperti itu. Sebagai contoh, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ternyata gaji striker top Barcelona dan Madrid itu masih kalah, jika dibanding gaji Samuel Eto'o dan juga Zlatan Ibramovic yang kini bernaung di klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.

Berikut 10 pemain top dunia dengan gaji tertinggi yang dibayarkan oleh klub mereka:

1. Samuel Eto'o (Anzhi Makhachkala)
Kemampuan Samuel Eto'o mungkin tidak segesit dan secemerlang enam tahun lalu saat masih memperkuat Barcelona. Namun meski begitu, pemain asal Kamerun tersebut mampu menjelma menjadi pesepakbola dengan gaji termahal di dunia. Bayangkan, total gaji Eto'o di Anzhi Makhachkala menyentuh nilai 20 juta poundsterling. Jika dirupiahkan, maka setiap tahunnya Eto'o menerima bayaran sebesar 302,4 miliar rupiah.

2. Zlatan Ibrahimovic (Paris Saint Germain)
Rasanya tidak salah bagi Zlatan Ibrahimovic untuk pindah ke Paris Saint Germain musim ini. Sebab, di klub kaya raya itu Ibra dibayar dengan gaji tinggi. Total uang yang didapatkan pemain jangkung itu adalah 14,5 juta pound atau 219,3 miliar rupiah per tahun. Nilai tersebut lebih besar daripada yang didapatnya di klub-klub raksasa tempatnya bernaung dulu, seperti Juventus, Inter Milan, Barcelona, dan AC Milan.

3. Wayne Rooney (Manchester United)
Awalnya Wayne Rooney meminta kenaikan gaji pada manajemen Manchester United. Namun permintaan tersebut tidak serta merta disetujui kubu Setan Merah. Akhirnya, Rooney sempat bersitegang dengan klubnya dan ia meminta untuk dilepas ke klub lain.

Tidak ingin kehilangan pemainnya, manajemen MU akhirnya memenuhi tuntutan Rooney. Gaji striker bertubuh gempal tersebut dinaikkan menjadi 12,5 juta pound. Jika dirupiahkan, Rooney menerima penghasilan sebesar Rp 189 miliar.

4. Fernando Torres (Chelsea)
Fernando Torres berhak menyandang status sebagai pemain berpenghasilan tinggi di Chelsea. Total gaji El Nino, julukan Torres, mencapai 10,8 juta pound atau 163 miliar rupiah per tahun. Namun sayang, dengan gaji tinggi Torres belum juga mampu menunjukkan permainan terbaiknya di Chelsea. Sejak kedatangannya dari Liverpool pada pertengahan musim 2010-2011 lalu, Torres masih terbilang mandul dalam urusan mencetak gol.

5. Dario Conca (Guangzhou Evergrande)
Tidak ada yang menyangka kalau pemain sekelas Dario Conca bisa masuk ke 10 jajaran pemain sepakbola bergaji tinggi di dunia. Dalam semusim, Conca dibayar oleh klubnya Guangzhou Evergrande, dengan gaji 10,6 juta pound. Uang sebesar itu sama dengan 160,4 miliar rupiah. Conca adalah pemain asal Argentina yang lama berkarier di Liga Brasil bersama Fluminense. Di tahun 2011 lalu, Conca hijrah ke Guangzhou Evergrande dengan nilai transfer 10 juta pound.

6. Lionel Messi (Barcelona)
Meski sudah empat kali berhasil merebut gelar pemain terbaik dunia, Lionel Messi justru tidak bisa mencatatkan namanya sebagai pesepakbola dengan bayaran tinggi. Gaji Messi di Barcelona diperkirakan hanya mencapai nilai 10,5 juta pound. Nilai tersebut sama dengan 158 miliar rupiah.

7. Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
Memegang catatan sebagai pemain dengan biaya transfer termahal bukan menjadi jaminan bagi Cristiano Ronaldo mendapatkan bayaran tinggi di klubnya Real Madrid. Dalam kontraknya, pemain yang akrab disapa CR7 itu hanya dibayar 10 juta pound per musim atau senilai 151 miliar rupiah.

8. Yaya Toure (Manchester City)
Sejak keluarnya Mario Balotelli dari Manchester City pada bursa transfer Januari lalu, otomatis Yaya Toure berhasil menjadi pemain dengan bayaran termahal di klub berjuluk The Citizens itu. Gelandang Pantai Gading tersebut menerima gaji sebesar 9,1 juta pound atau setara dengan 137,7 miliar rupiah per musim. Di musim depan, Toure berpeluang menaikkan gajinya. Sebab hingga saat ini, adik kandung Kolo Toure itu berhasil menjelma menjadi pemain kunci di lini tengah Manchester City.

9. Ricardo Kaka (Real Madrid)
Meski jarang dimainkan oleh sang manajer Mourinho, tapi tetap saja Ricardo Kaka tetap menerima bayaran tinggi di klubnya itu. Gaji pemain asal Brasil ini menyentuh angka 9 juta pound per musimnya. Nilai yang sangat tinggi untuk pemain yang jarang diturunkan tampil di lapangan. Apabila dirupiahkan, total gaji Kaka setara dengan Rp 136 miliar.

10. Sergio Aguero (Manchester City)
Bakat gemilang Sergio Aguero dibayar mahal oleh Manchester City. Dalam satu musim, menantu Diego Maradona itu menerima gaji sebesar 8,3 juta pound atau sekitar 125 miliar rupiah. Nilai tersebut bisa naik sehubungan dengan prestasi yang ditunjukkan Aguero di lini depan City. Kemungkinan, mantan pemain Atletico Madrid ini bisa menyusul gaji yang diterima Yaya Toure dan menjelma sebagai pemain berpenghasilan tinggi di The Citizens.

itulah 10 pemain bola dengan gaji tinggi

Jumat, 22 Februari 2013

7 Gelandang Bertenaga Badak

Kemampuan mereka mengolah bola tidak seperti Mesut Ozil, Eden Hazard atau Zinedine Zidane. Tapi peran mereka sangat penting di tim. Menahan laju pemain lawan dengan melakukan adu badan, memotong alur bola sampai melakukan tekel keras. Mereka adalah para gelandang bertenaga badak yang ditugasi untuk merusak ritme permainan tim lawan.

1. Gennaro Gattuso
tenaga badak
Ini dia gelandang bertenaga badak paling kuat di muka bumi, Gennaro Gattuso. Bersama AC Milan, Gattuso meraih banyak gelar domestik, Eropa sampai dunia. Ia juga bagian Timnas Italia saat juara Piala Dunia 2006 di Jerman.

2. Michael Essien
tenaga badak
Michael Essien adalah gelandang bertenaga badak yang cerdas. Ia tak hanya kuat adu badan dengan pemain lawan, tapi juga cerdik mengumpan di antara rapatnya pertahanan lawan.

3. Roy Keane
tenaga badak
Roy Keane adalah salah satu ikon Manchester United. Bertenaga, disiplin, temperamental dan sering mentekel lawan dengan keras.

4. Claude Makelele
tenaga badak
Makelele saat memperkuat Paris Saint-Germain pada 2010 lalu.
Claude Makelele sering dijuluki tukang pikul. Tugasnya lebih banyak menahan serangan tim lawan, menekel dan membagi bola ke depan.

5. Matias Almeyda
tenaga badak
Matias Almeyda adalah tipe gelandang bertenaga badak yang bermain tanpa kompromi.

6. Patrick Viera
tenaga badak
Viera pernah memperkuat Juventus, Inter Milan dan Manchester City.
Patrick Viera mulai dikenal luas saat membela Arsenal. Permainannya yang selalu menjelajah dan tekel-tekel kerasnya adalah ciri khas Viera.

7. Yaya Toure
tenaga badak
Yaya Toure yang sekarang menjadi tulang punggung Manchester City. Pemain ini merupakan orang yang terakhir dari 7 orang-orang di dalam daftar ini.

7 Pelatih Paling Ganteng di Dunia

Mereka ganteng, jago taktik, berprestasi dan tidak berperut buncit. Beberapa malah terkenal karena galak dan disiplin. Siapa saja?

1. Pep Guardiola
pelatih
Mantan pelatih Barcelona, Pep Guardiola adalah salah satu pelatih dengan gaya berbusana terbaik.

2. Andre Villas-Boas
pelatih
Andre Villas-Boas pernah sukses bersama FC Porto. Juara Liga Portugal, Piala Portugal dan Piala UEFA. Tapi ia dipecat oleh Chelsea meski baru tujuh bulan melatih.

3. Roberto Di Matteo
pelatih
Di Matteo sudah menyumbang satu trofi Piala FA dan Liga Champions untuk Chelsea. 

4. Leonardo
pelatih
Leonardo pernah melatih AC Milan dan Inter Milan. Kini ia menjabat sebagai Direktur Teknik Paris Saint-Germain.

5. Michael Laudrup
pelatih
Michael Laudrup adalah pengatur serangan terbaik milik Denmark di era 1990-an.

6. Jose Mourinho
pelatih
Mourinho dan petenis Spanyol, Rafael Nadal. 

7. Andrea Stramaccioni
pelatih
Andrea Stramaccioni, pelatih Inter Milan yang masih berusia 36 tahun.